Economic Fest 2026: Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Wartapembaruan| Pamekasan

Bupati Pamekasan, KH.Kholilurrahman, melihat langsung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam Pamekasan Economic Fest 2026 di kawasan Monumen Arek Lancor, kemarin malam.


Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela penutupan kegiatan yang telah berlangsung selama 9 hari, mulai 1 hingga 9 Juni 2026. Tampak bupati disambut baik pelaku UMKM.

Selain itu, Kholilurrahman terlihat menyambangi satu per satu stan UMKM, ia sesekali berdialog dengan para pelaku usaha, sekaligus memperhatikan langsung produk yang dipamerkan.

Orang nomor satu di Pamekasan itu, menanyakan proses produksi, pemasaran, hingga kendala yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Ia juga memberikan motivasi agar para pelaku UMKM terus mengembangkan usahanya dan memanfaatkan momentum event untuk memperluas pasar.

 Dengan turun langsung seperti ini, kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. Mereka harus merasakan dampak ekonominya,” ujar Kholilurrahman.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah pelaku usaha menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Pernyataan Bupati Kholilurrahman itu menegaskan komitmen pemerintah hadir langsung di lapangan buat pelaku UMKM.

Poin pentingnya Turun langsung  cek dampak nyata

Bukan cuma program di atas kertas. Dengan blusukan, bisa lihat langsung apakah bantuan, pelatihan, atau kebijakan benar-benar naikin omzet UMKM atau nggak.


UMKM harus rasakan manfaat ekonomi

Tolak ukurnya jelas pelaku usaha naik kelas, pendapatan nambah, usaha berkembang. Kalau UMKM-nya nggak ngerasa dampak, berarti programnya perlu dievaluasi.

Bangun kepercayaan 

Kehadiran pemerintah bikin pelaku usaha merasa didampingi, bukan ditinggal. Ini penting biar kebijakan yang diambil tepat sasaran & nggak meleset dari kebutuhan riil di lapangan.

Model ini efektif karena pemerintah bisa denger keluhan langsung, lihat kendala produksi/pemasaran, sekaligus mastiin dana bantuan nggak mandek di tengah jalan.

sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami peningkatan penjualan selama event berlangsung. 

Tingginya jumlah pengunjung setiap malam menjadi peluang besar bagi mereka untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan omzet.

Bupati menilai, interaksi langsung antara pemerintah dan pelaku UMKM menjadi salah satu kunci dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada pengembangan ekonomi kerakyatan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Pamekasan akan terus mendorong kegiatan serupa sebagai wadah promosi dan penguatan UMKM lokal.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, kami akan terus hadir, mendampingi, dan membuka ruang-ruang baru agar mereka bisa berkembang

UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah itu fakta. Data BPS juga nyebut UMKM nyerap 97% tenaga kerja dan kontribusi ke PDB lebih dari 60%. Jadi kalau UMKM sehat, ekonomi daerah ikut kuat.


komitmen penting di situ

Terus hadir , Artinya pemerintah nggak cuma pas peresmian doang. Tapi rutin turun, monitoring, dengerin keluhan langsung dari pelaku usaha.


Mendampingi , Nggak dilepas setelah kasih bantuan. Ada pendampingan: pelatihan, akses modal, digitalisasi, sampai bantu urus legalitas/NIB/sertifikat halal.

Buka ruang-ruang baru Ini kuncinya. Membuat pasar baru lewat pameran, e-katalog, kolaborasi dengan ritel modern, dorong ekspor, sampai fasilitasi masuk _marketplace_. 

Kalau 3 hal ini jalan konsisten, dampak ekonominya bakal kerasa: omzet naik, serapan tenaga kerja nambah, ekonomi daerah jalan maju tegasnya.(Sjk)


.Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat Berbincang Langsung dengan Pelaku UMKM di Economic Fest 2026
(Ifa)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال