"Beli Satu Gratis Satu" Dugaan Tipu-Tipu Versi Finishshop: Seni Menguapkan Bonus di Shopee

Foto: Screenshot Chat korban kepada pihak Toko. (1st)


Wartapembaruan.web.id-- Di era belanja daring, dimana imajinasi soal promo sering kali jauh lebih indah daripada kenyataan yang mendarat di depan pintu rumah Anda. Baru-baru ini, sebuah toko bernama 'Finishop.co' di platform raksasa Shopee mendadak viral, bukan karena kualitas parfumnya yang wangi semerbak, melainkan karena keahlian mereka dalam mempraktikkan "sihir" pemasaran. Dengan gagah berani, mereka memajang tulisan menggoda 'Beli Satu Gratis Satu'.

Namun, agaknya pelanggan harus belajar ilmu ikhlas, sebab saat paket dibuka, bonus yang dijanjikan justru hilang bak ditelan bumi—hanya satu produk yang tersisa di dalam kemasan. Sungguh sebuah inovasi matematika yang luar biasa, dimana angka satu ditambah satu menjadi satu.


Tim media pun melakukan konfirmasi kepada korban (pembeli) yang enggan disebutkan namanya. Korban mengungkapkan kekecewaan terhadap toko tersebut, " saya merasa tertipu, kok prodaknya datang satu, padahal tertulis di toko tersebut 'beli satu gratis satu', ketika di chat tokonya tidak menjawab sama sekali, padahal tokonya online. Saya jadi ragu-ragu kalau beli online di shopee. Saya minta kepada shopee tolonglah tokonya diblok, " ungkap korban dengan penuh rasa kecewa.

Menanggapi fenomena "salah hitung" yang bikin elus dada ini, Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Sekwil Jabar, Jaya Taruna, tampak tidak terhibur dengan lawakan dagang tersebut. Ia memberikan ultimatum keras kepada pihak Shopee agar berhenti bersikap masa bodoh terhadap toko-toko "kreatif" semacam ini. Shopee, sebagai platform besar, diingatkan untuk tidak sekadar memungut biaya layanan, tetapi juga melakukan pengawasan ketat agar tidak menjadi panggung bagi para pesulap penipuan.

"Jangan sampai Shopee justru menjadi sarang toko nakal yang hobi mengobral janji palsu, karena akan merusak citra shopee itu sendiri, " tegasnya. Pihak FPII pun berencana melayangkan laporan polisi (LP) guna memberikan "edukasi" hukum bagi toko yang merasa hebat dengan cara menipu konsumen. Bagi para pembeli, mungkin sudah saatnya menerima kenyataan bahwa di dunia toko daring tertentu, "Gratis Satu" hanyalah hiasan dekoratif yang ditujukan untuk menguji seberapa tinggi tingkat kesabaran para pembeli prodak online. Jadi, masih percaya dengan promo manis? Atau ingin sekalian mencoba tertipu hari ini? Hr

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال