Wartapembaruan| SUKABUMI
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyambut positif peluncuran Program Parkir Wisata Someah (Sopan, Aman, Endah, dan Amanah) Pikeun Sukabumi Mubarakah di Pantai Istana Presiden Citepus, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, program tersebut bukan hanya soal penataan tarif parkir, melainkan langkah awal membangun tata kelola destinasi wisata yang lebih profesional, nyaman, dan meningkatkan daya saing pariwisata Kabupaten Sukabumi.
“Ini merupakan wujud nyata bagaimana kita mengelola sektor pariwisata dengan lebih baik. Perencanaannya sudah matang, sekarang tinggal komitmen bersama untuk melaksanakan di lapangan,” ujar Andreas.
Ia menyebut Parkir Wisata Someah merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Bapenda, hingga dinas yang membidangi UMKM. Keberhasilannya dinilai bergantung pada konsistensi penerapan prinsip pelayanan, termasuk konsep Panca Sona dan semangat Someah ka Alam untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Andreas menegaskan penataan parkir hanya satu bagian dari pembenahan. Pemda juga mendorong pelayanan ramah wisatawan, kebersihan lingkungan, harga dagangan wajar, hingga pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Harapannya bukan hanya parkir yang tertib. Pengunjung juga harus disambut dengan baik, lingkungan bersih, harga dagangan seragam dan tidak ada praktik menaikkan harga secara berlebihan. Kalau semua itu berjalan, wisata Sukabumi akan memiliki daya tarik yang lebih kuat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan sampah di kawasan wisata. Ke depan, pengelolaan sampah diharapkan dilakukan langsung di lokasi melalui kolaborasi Dispar dan DLH agar konsep zero waste bisa diterapkan bertahap.
Terkait fasilitas, Wabup mengatakan perbaikan sarana dan prasarana harus menyertai penataan parkir agar pelayanan optimal. Pengembangan pariwisata disebutnya sebagai prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Soal potensi PAD dari sektor parkir, Andreas menyebut belum ada target khusus. Fokus saat ini adalah memastikan mekanisme berjalan. Evaluasi dampak terhadap PAD akan dilakukan setelah implementasi.
“Yang terpenting sekarang pelaksanaannya terlebih dahulu dan komitmen semua pihak. Setelah berjalan dengan baik, nanti kita evaluasi, termasuk melihat dampaknya terhadap peningkatan PAD,” katanya.
Program Parkir Wisata Someah diharapkan menjadi langkah strategis membangun destinasi yang tertib, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan wisatawan. Dengan begitu citra wisata Sukabumi sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat dapat semakin kuat. (Ateu/ellah)

