Hari Desa Nasional 2026 Terpusat di Boyolali, Angkat Potensi Desa dan Wisata Lokal

Foto: Solopos.com




Wartapembaruan.web.id-- Peringatan Hari Desa Nasional 2026 akan diselenggarakan secara terpusat di Kabupaten Boyolali, berlokasi di Lapangan Butuh, Kecamatan Mojosongo. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (12–15 Januari 2026), dengan agenda dari coaching clinic Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga pertandingan final Liga Desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan bahwa peringatan Hari Desa Nasional memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan yang dimulai dari desa dan dari lapisan bawah guna mendorong pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.

Penghargaan berupa piala akan diberikan kepada para pemenang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia, yang mencakup berbagai kategori lomba, antara lain Inovasi Ketahanan Pangan, Inovasi Pengelolaan Sampah, Desa Wisata Nusantara, Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, serta bidang Pendidikan.

Kemudian lomba Bumdes, Desa Ekspor, Desa Terbaik dalam Perlindungan Pekerja Migran, Pemuda Pelopor Desa, Desa Digital, e-Sport Desa, Festival Youtuber Desa, Festival Film Desa, dan Liga Desa.

“Nantinya juara-juara hebat dari Indonesia di tingkat desa akan datang ke sini. Misal lomba Inovasi Ketahanan Pangan. Insyaallah yang memberikan pialanya dari Pak Mentan, soal inovasi pengelolaan sampah dari Lingkungan Hidup, dan lain-lain,” kata dia di Kantor Bupati Boyolali, Senin (29/12/2025), dikutip dari solopos.com.

Yandri mengatakan Liga Desa merupakan turnamen sepak bola antardesa yang pada 2025 baru digelar di Jawa Tengah. Akan tetapi, pada 2026 direncanakan liga desa akan digelar se-Indonesia dan diikuti 75.266 tim akan berlaga. Selanjutnya, ia mengatakan saat peringatan Hari Desa Nasional 2026, semua mata akan tertuju ke Boyolali.

“Nanti akan ada deklarasi Boyolali, jadi legacy-nya Boyolali. Ini harus disukseskan karena ini langsung Bapak Presiden Prabowo sesuai asta citanya salah satunya membangun dari desa,” tambahnya.

Angkat Potensi Wisata
Nantinya, puncak Hari Desa Nasional 2026 digelar di Lapangan Butuh, Mojosongo, Boyolali. Yandri memprediksi 50.000 orang akan datang ke peringatan Hari Desa Nasional mulai dari perwakilan pemerintah desa, kepala daerah, utusan presiden, hingga Menteri.

Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyatakan kesiapan Boyolali menjadi tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional 2026. Agenda tersebut dinilai akan menjadi berkah bagi Boyolali karena nantinya wisata di Boyolali akan semakin dikenal. Begitu juga potensi unggulan seperti sentra kerajinan tembaga Tumang, kawasan wisata Selo, objek wisata air, hingga UMKM.

“Ini [Hari Desa Nasional di Boyolali] akan menjadi sejarah baru bagi Boyolali. Kami punya 22 kecamatan, terdiri dari 261 desa dan enam kelurahan, tentunya ini akan menjadi semangat baru bagi kami untuk memaksimalkan desa di Boyolali,” kata dia.

Agus mengatakan liga desa akan digelar lebih awal yaitu 11 Januari di Kecamatan Ngemplak. Para peserta akan diinapkan di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Untuk final liga desa akan diadakan di Stadion Songgo Langit Cepogo. Acara lain akan bergeser ke Lapangan Butuh yang berada dekat Kebun Raya Indrokilo Boyolali.

“Kami juga sudah berkoordinasi di jajaran Forkopimda mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, dan sebagainya,” kata dia.

Rangkaian peringatan Hari Desa Nasional 2026 akan dilaksanakan terpusat di Boyolali dengan agenda sebagai berikut:
  • 12 Januari 2026: Pelaksanaan Coaching Clinic KDMP dan BUMDes.
  • 13 Januari 2026: Kegiatan Bakti Desa yang meliputi gerakan bersih desa se-Jawa Tengah serta pertandingan perebutan juara III Liga Desa.
  • 14 Januari 2026: Penyelenggaraan Forum Investasi Desa, pameran potensi unggulan desa dari perwakilan berbagai provinsi, pasar pangan murah, lanjutan Liga Desa, serta gala dinner di Pendopo Bupati Boyolali.
  • 15 Januari 2026: Acara puncak yang mencakup penayangan selayang pandang KDMP, penyerahan hadiah lomba, pemberian penghargaan bagi program kementerian/lembaga berbasis desa, pameran potensi unggulan desa, deklarasi dukungan Boyolali terhadap program prioritas, dan pagelaran wayang kulit.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال