Wartapembaruan.web.id, SERANG-- Warga Kota Serang keluhkan terkait kondisi jalan rusak parah yang terbentang di wilayah Kelurahan Lialang dan Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten (14/1/2026). Jalan yang menjadi akses utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga tersebut telah dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah setempat.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kerusakan jalan ini dipicu oleh beberapa faktor utama. Musim hujan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang baik membuat jalan mudah tergenang dan rusak. Namun, faktor yang paling signifikan adalah tingginya mobilitas kendaraan berat, termasuk truk-truk pengangkut hasil galian tanah dari aktivitas tambang di wilayah tersebut.
"Ini Jalan kota udah kaya jalan kampung, kaga malu bertahun-tahun, deket kantor kelurahan,,,semua pada diem!!. Ada tambang bukannya mikirin, pada merem apa pura-pura ga liat, " ungkap salah seorang warga dengan nada kesal (dikutip dari klip video)
"Pemerintah seharusnya bisa memberikan solusi, baik dengan perbaikan infrastruktur yang memadai atau pengaturan lalu lintas untuk kendaraan berat," ucapnya kepada kami (redaksi) melalui pesan WhatsApp. Rabu, 14/01/2026.
Akibat kerusakan ini, tidak hanya mobilitas warga yang terhambat, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Warga berharap Pemerintah Kota Serang untuk segera mengambil tindakan tegas, mulai dari perbaikan jalan hingga penertiban operasional kendaraan-kendaraan Over kapasitas yang tidak sesuai dengan regulasi.
Adanya keluhan warga tersebut, selanjutnya tim redaksi Wartapembaruan.web.id mencoba melakukan konfirmasi kepada salah seorang Anggota DPRD Kota Serang, Edi Santoso, yang berdomisili di wilayah tersebut di Kecamatan Taktakan.
![]() |
Edi Santoso Anggota DPRD (periode 2024-2029) Komisi 1, Ketua BAPEMPERDA (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) dan Sekretaris Fraksi Partai Gerindra. foto/file: Website SETDPRD dan PPID Kota Serang |
"Jalan taman ke Taktakan insyaallah 2026 dibangun betonisasi, kalau hotmix percuma, karena dilokasi tersebut lahan labil dan banyak mobil-mobil beban berat juga, " ungkap Edi melalui pesan WhatsApp. Rabu, 14/01/2026.
Sementara menanti realisasi janji tersebut, warga Kota Serang dan sekitarnya hanya dapat terus berjuang melewati jalan berlubang setiap hari, dengan harapan yang kian menipis agar pemerintah segera memberikan perhatian serius dan penanganan yang konkret untuk menyelamatkan akses hidup mereka. (Red/Hr)
Tags
PEMERINTAHAN DAERAH

