Wartapembaruan | Sukabumi
Momentum hari ulang tahun sebuah partai politik seringkali menjadi kompas arah perjuangan ke depan. Hal inilah yang terlihat jelas dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 yang digelar oleh DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi pada Jumat (06/02/2026).
Bertempat di Kantor DPC Gerindra, Jalan Raya Cicantayan, acara tasyakur ini bukan sekadar seremonial potong tumpeng, melainkan sebuah deklarasi kesiapan tempur menuju peta politik baru di Kabupaten Sukabumi.
Dengan mengusung tema besar “Kompak, Bergerak, dan Berdampak”, perayaan ini dihadiri oleh jajaran elit partai, mulai dari pengurus PAC (Pengurus Anak Cabang) dari 47 kecamatan, sayap partai seperti TIDAR, hingga tokoh pemuda dari KNPI Kabupaten Sukabumi, alim ulama, dan masyarakat sekitar.
Filosofi Asta Cita: Kompas Gerakan Kader di Daerah
Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah, dalam sambutannya menekankan bahwa tema tahun ini bukanlah slogan kosong. Menurutnya, seluruh gerak langkah kader di Sukabumi harus selaras dengan Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kompak berarti tidak ada lagi faksi-faksi. Kita satu komando. Bergerak artinya semua kader harus turun ke lapangan, dan Berdampak berarti kehadiran Gerindra harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil,” ujar Agus dengan tegas.
Penyelarasan program daerah dengan program pusat menjadi kunci utama. Di tengah transisi kepemimpinan nasional, Gerindra Sukabumi memposisikan diri sebagai garda terdepan dalam mengawal kebijakan strategis nasional agar terserap maksimal di Sukabumi.
Hera Iskandar: Loyalitas Tanpa Batas atau Keluar dari Barisan
Suasana semakin memanas ketika Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III, Hera Iskandar, naik ke podium. Dengan nada bicara yang lugas, Hera mengingatkan tentang pentingnya loyalitas tunggal dalam partai berlambang kepala garuda ini.
Ia menegaskan hirarki kepemimpinan yang harus dipatuhi: dari Ketua Umum Prabowo Subianto di tingkat pusat, Amir Mahpud di tingkat Provinsi Jawa Barat, hingga Yudha Sukmanagara di tingkat Kabupaten Sukabumi.
“Jika ada yang mengaku kader tapi tidak mengikuti instruksi pimpinan DPC, maka secara de facto dan de jure, mereka bukan lagi bagian dari keluarga besar Gerindra,” tegas Hera. Pernyataan ini dipandang sebagai upaya “pembersihan” internal dan penyatuan kekuatan untuk menghadapi tahun politik yang krusial.
Dukungan All-Out untuk Yudha Sukmanagara Menuju F1
Salah satu kejutan terbesar dalam acara ini adalah pernyataan terbuka mengenai suksesi kepemimpinan di Kabupaten Sukabumi. Hera Iskandar secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmanagara, untuk maju sebagai calon Bupati Sukabumi (F1).
Dukungan ini didasari atas rekam jejak Yudha yang dinilai berhasil menjaga stabilitas partai dan meningkatkan elektabilitas Gerindra di Sukabumi. “Kami mendukung penuh Pak Yudha untuk berani mencalonkan diri sebagai F1. Seluruh kader dari tingkat kabupaten hingga desa siap maksimal mensupport dan berjuang habis-habisan,” tambahnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta.
Fraksi Gerindra: Menjadi Jembatan Aspirasi Masyarakat
Di sisi lain, perwakilan dari Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Tedi, memberikan perspektif mengenai fungsi legislatif. Ia menyatakan bahwa Fraksi Gerindra saat ini memiliki formasi yang lengkap di seluruh komisi (I hingga IV). Hal ini memungkinkan partai untuk mengintervensi kebijakan di berbagai sektor, mulai dari hukum, ekonomi, infrastruktur, hingga kesejahteraan rakyat.
“Kami siap menampung keluhan masyarakat. Dengan motto Kompak, Bergerak, Berdampak, kami akan memaksimalkan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi untuk memajukan kesejahteraan warga Sukabumi,” jelas Tedi.
Orasi Yudha Sukmanagara: Menatap 2 Periode Prabowo dan Penambahan Kursi
Sebagai penutup acara, Yudha Sukmanagara memberikan orasi politik yang membakar semangat. Di usia ke-18, ia menyebut Gerindra telah mencapai “usia matang” secara politik. Yudha menekankan tiga poin utama yang menjadi tanggung jawab kader:
• Tegak Lurus Amanah Ketum: Menjalankan visi misi Prabowo Subianto tanpa kompromi.
• Dukungan 2 Periode: Memastikan kebijakan Presiden Prabowo berhasil sehingga mendapatkan kepercayaan rakyat untuk periode kedua.
• Ekspansi Legislatif: Menambah perolehan kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi pada pemilu mendatang agar Gerindra memiliki kekuatan dominan dalam menentukan kebijakan daerah.
“Kita tidak boleh puas dengan apa yang ada sekarang. Kursi dewan harus ditambah, pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. Kita ingin Gerindra bukan hanya menang di kertas, tapi menang di hati rakyat Sukabumi,” pungkas Yudha. (Yp)

